Jumat, 21 Maret 2014

Teknik bernyanyi menggunakan Vibrato



Bagaimana bernyanyi dengan Vibrato

Vibrato adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membuat suara bergelombang / bergetar dengan cepat dan tetap.

Vibrato adalah sebuah hasil dari dukungan teknik pernafasan yang baik
Kebanyakan penyanyi menggunakan vibrato untuk mengartikan ungkapan perasaannya dalam bernyanyi.
Seperti Diva Whitney Houston yang mengerti bagaiman cara mengontrol dan membuat kesan pada vibrato yang diciptakannya, dia mampu mempercepat atau memperlambat vibratonya sesuai emosi yang disampaikannya pada lagu yang dinyanyikannya.

Di sini saya akan memberitahukan bagaimana caranya untuk menciptakan vibrato.
Vibrato terjadi ketika anda bernyanyi pada suatu nada tertentu kemudian memindah-mindahkan tinggi rendah nada dengan cepat, ini harus didukung dengan pernafasan yang baik.

Untuk latihan yang sederhana sebagai berikut :

  1. Tempatkan tangan anda ke bawah dada atau di daerah ulu hati.
  2. Sekarang menyanyikan sebuah nada dengan mengucapkan " a a a a a..." yang tidak terlalu tinggi dengan jangkauan suara anda.
  3. Sewaktu anda sedang menyanyikan sebuah nada ini, tekan, lepas, tekan, lepas, tekan, lepas daerah bawah dada tersebut.
  4. Lakukan sebanyak 3 sampai 4 tekanan per detik.

Dengarkan bagaimana suara anda bergetar nah inilah yang disebut vibrato .

  • Untuk mendapatkan vibrato dalam bernyanyi yang sebenarnya kita lakukan dengan perlahan atau dengan lambat dahulu, nyanyikan 2 (dua) buah nada misalnya Do-Re-Do-Re-Do-Re dengan mengucapkan " a a a a a..." . Lakukan dengan santai.
  • Kemudian nyanyikan dengan sedikit lebih cepat dan semakin cepat. Rasakan getarannya 3 sampai 4 getaran perdetik.
  • Lakukan ini selama sepuluh menit setiap hari





Untuk awalnya memang sulit dan membosankan anda harus melatih secara konstan setiap hari menjadi suatu kebiasaan.
Karena untuk membuat suara anda mempunyai vibrato secara otomatis memerlukan suatu proses tidak gampang.

Kemudian setelah anda bisa menciptakan vibrato cobalah sebuah lagu yang lambat dan nada-nadanya panjang, pada saat menyanyikan pada nada yang panjang tersebut keluarkan vibrato.

Ok kalau anda belum bisa latih, latih, latih dan latih terus sampai anda nyaman dengan vibrato anda.

Teknik ini sudah banyak yang berhasi menggunakannya jadi jangan berhenti berlatih.


SEMOGA BERMANFAAT.

Cheat PLANTS VS ZOMBIE

Masukan kode dibawah ini saat bermain Plant VS Zombie untuk mengaktifkan cheat sebagai berikut :

pinata : munculin hujan permen saat zombie mati

trickedout : mengubah tampilan mesin potong rumput (yang di paling belakang)

future : memberi zombie penampilan masa depan

dance : membuat zombie menari

sukhbir : memunculkan suara erangan zombie

daisies : zombie meninggalkan bunga kecil di belakangnya saat berjalan

Mustache : Zombie punya kumis

tohot : membuat matahari mu jadi 9999

slowboke : membuat zombie berjalan lambat

Tidak semua cheat diatas bisa langsung dipakai. beberapa cheat ada syaratnya. untuk "future" harus sudah punya tree of wisdom dengan ketinggian 50 feet. Untuk "pinata", "dance" "slowboke" dan "daisies" harus sudah tree of wisdom dengan ketinggian 100-1000 kaki. Yang lainnya bisa dipakai sesudah menamatkan game.

Untuk mendapatkan piala (trophy):
- Silver Trophy : Tamatkan game satu kali
- Gold Trophy : Selesaikan semua mini games, puzzles dan survival.
- Untuk mendapatkan Yeti (Zombie yang tidak ada di daftar zombie) menangkan level 4-9 untuk kedua kali nya.

Cheat lainnya untuk membuka beberapa fitur di PLANT vs ZOMBIE :

Ask Me About Mustache Mode : aktifkan Mustache Mode

Better Off Dead : Dapatkan beruntun lebih dari 10 dalam I, Zombie Abadi

China Shop : Dapatkan untuk beruntun dari 15 di Vasebreaker Abadi

Cryptozombologist : Temukan top zombie rahasia

Explodonator : Meledakkan 10 zombie dengan 1 ceri bom

Home Lawn Security : Complete adventure mode

Immortal : Dapatkan hingga 20 bendera di Survival Endless

Morticulturalist : koleksi 49 tanaman

Nobel Peas Prize : Mendapatkan golden sunflower trophy

Spudow! : Meledakkan zombie menggunakan tambang kentang

Towering Wisdom : Meningkatkan Tree of Wisdom sampai 100 kaki


SEMOGA BERMANFAAT.

Lagu Roar Katy Perry dengan cord gitar


Katy Perry - Roar

Intro: G G Am Em



I used to bite my tongue and hold my breath
Am                  Em
Scared to rock the boat and make a mess
G                  Am     Em
So I sat quietly, agreed politely
G
I guess that I forgot I had a choice
Am                 Em
I let you push me past the breaking point
G                     Am            Em
I stood for nothing, so I fell for everything

G

You held me down, but I got up
Am                Em
Already brushing off the dust
G
You hear my voice, you hear that sound
Am                  Em
Like thunder gonna shake your ground
G
You held me down, but I got up
Am                    Em
Get ready cause I’ve had enough
G
I see it all, I see it now

Chorus :

Am         Em         G                Am                  Em
I got the eye of the tiger, the fire, dancing through the fire
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me ROAR
         Am            Em
Louder, louder than a lion
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me ROAR

Intr:G    Am    Em    G    Am    Em     G

 Am           Em

You’re gonna hear me roar

G

Now I’m floating like a butterfly
Am                     Em
Stinging like a bee I earned my stripes
G                Am          Em
I went from zero, to my own hero

G

You held me down, but I got up
Am                Em
Already brushing off the dust
G
You hear my voice, you hear that sound
Am                  Em
Like thunder gonna shake your ground
G
You held me down, but I got up
Am                    Em
Get ready cause I’ve had enough
G
I see it all, I see it now

Chorus:

Am         Em         G                Am                  Em
I got the eye of the tiger, the fire, dancing through the fire
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me ROAR
         Am            Em
Louder, louder than a lion
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me ROAR

Int: G    Am    Em    G    Am    Em     G

 Am           Em 

You’re gonna hear me roar

Bridge:
G Am Em D
 D        D        D
Roar-or, roar-or, roar-or
 D        D
Roar-or, roar-or

Chorus:

Am         Em         G                Am                  Em
I got the eye of the tiger, the fire, dancing through the fire
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me ROAR
         Am            Em
Louder, louder than a lion
       G                   Am           Em      G
Cause I am a champion and you’re gonna hear me Roar

G    Am    Em    G    Am    Em     G

 Am           Em

You’re gonna hear me roar

Selasa, 18 Maret 2014

Definisi Pendidikan

Definisi pendidikan dapat kita telusuri dari kata pembentuknya. Pendidikan adalah kata didik yang mendapat imbuhan ‘pe’ dan ‘an’. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,  didik memiliki arti ‘memelihara dan memberi latihan mengenai akhlak dan kecerdasan. Sedangkan definisi pendidikan sendiri adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Jadi dalam hal ini definisi pendidikan adalah proses atau perbuatan mendidik.

Definisi Pendidikan Menurut Para Ahli
Definisi pendidikan juga dapat kita lihat pada berbagai literatur dan gagasan yang disampaikan oleh banyak ahli. Misalnya Ki Hajar Dewantara (1889 – 1959) mempunyai pendapat mengenai definisi pendidikan. Menurut Bapak Pendidikan Nasional Indonesia ini pendidikan adalah “Pendidikan umumnya berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti ( karakter, kekuatan bathin), pikiran (intellect) dan jasmani anak-anak selaras dengan alam dan masyarakatnya”.
Definisi pendidikan

Definisi pendidikan menurut para ahli yang lainnya adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup. definisi pendidikan tersebut dikemukakan oleh John Dewey.

Salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H- 143 H yang bernama Ibnu Muqaffa, mengatakan bahwa : “Pendidikan itu ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.” Ibnu Muqaffa yang menyampaikan definisi pendidikan tersebut adalah pengarang Kitab Kalilah dan Daminah.

Istilah Pendidikan berkenaan dengan fungsi yang luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung jawabnya di dalam masyarakat. Gagasan ini dikemukakan oleh Prof. Richey dalam bukunya ‘Planning for teaching, an Introduction to Education’.

Filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M menjelaskan bahwa Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan. Filosof ini kita kenal dengan nama Plato.

Pendidikan itu meliputi segala sesuatu yang dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain untuk dia, dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat kesempurnaan. Hal ini dijabarkan oleh filosof inggris, John Stuart Mill (1806-1873 M).

Definisi pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia. Hal tersebut disampaikan oleh H. Horne.

Hal senada mengenai definisi pendidikan juga dikemukakan oleh Edgar Dalle. Menurutnya, pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.

Sedangkan Thompson mengungkapkan bahwa  definisi pendidikan adalah pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.

Definisi pendidikan merupakan usaha , pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. definisi pendidikan tersebut ditegaskan oleh M.J. Longeveled.

Dari berbagai definisi pendidikan diatas dapat disimpulkan bahwa pendidikan adalah bimbingan atau pertolongan yang diberikan oleh orang dewasa kepada perkembangan anak untuk mencapai kedewasaannya dengan tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan bantuan orang lain. Semoga informasi mengenai definisi pendidikan diatas dapat berguna bagi kita semua.

 SEMOGA BERMANFAAT.

KAMUS BAHASA CIREBON - INDONESIA

A
abang merah. bahasa halus abrit.
abrit (bahasa halus) merah. lihat: abang.
adoh jauh. bahasa halus tebih.
ageng (bahasa halus) besar. lihat gede.
ajeng (bahasa halus) 1. akan. 2. depan. lihat arep.
akeh banyak. bahasa halus katah.
alit (bahasa halus) kecil. lihat cilik.
ambir supaya. bahasa halus supadon.
ana ada. bahasa halus wonten.
andap (bahasa halus) bawah. lihat isor.
angsal (bahasa halus) dapat. lihat olih.
arep 1. akan. 2. depan. bahasa halus ajeng.
awan siang-siang.
awis (bahasa halus) mahal. lihat larang

B
bade mau. bade pundi ? mau kemana ?
bae saja. Pada bae. Sama saja. bahasa halus mawon.
bagus bagus. bahasa halus eca.
bakta (bahasa halus) bawa. lihat gawa.
banyu air. bahasa halus toya.
batur teman. bahasa halus rencang.

bener benar. bahasa halus leres.
bengi malam. bahasa halus dalu.
beras beras. bahasa halus uwos.
bilih (bahasa halus) kalau. = upami. lihat lamun.
bocah anak. bahasa halus lare.
buri belakang. bahasa halus wingking.

C
caket (bahasa halus) dekat. lihat parek.
cilik kecil. bahasa halus alit.
cungur hidung. bahasa halus irung.

D
dahar (bahasa halus) makan. lihat mangan.
dake punya. bahasa halus gadah. lihat duwe.
dalan jalan. bahasa halus jalan.
dalu (bahasa halus) malam. lihat bengi.
damel (bahasa halus) kerja. lihat gawe.
dermagi (bahasa halus) jalan. lihat dalan.
dewek sendiri. bahasa halus piyambek.
dodol dagang. bahasa halus sadean.
duit uang. bahasa halus yatra.
duwe punya. bahasa halus gadah. lihat dake.

E
eca (bahasa halus) bagus lihat bagus.
endas kepala. bahasa halus sirah.
engko nanti. bahasa halus mengkin.
entoks habis. bahasa halus telas.

G
gadah (bahasa halus) punya. lihat dake, duwe.
gawa
bawa. bahasa halus bakta. lihat nggawa
gawe
kerja. bahasa halus damel.
gede besar. bahasa halus ageng.
gendis (bahasa halus) gula.
gesang (bahasa halus) hidup. lihat urip.
griya (bahasa halus) rumah. lihat umah.

I
ical (bahasa halus) hilang. lihat ilang.
ilang hilang. bahasa halus ical.
irung (bahasa halus) hidung. lihat cungur.
isor bawah. bahasa halus andap.
istri (bahasa halus) perempuan. lihat wadon.

J
jaga jaga. bahasa halus raksa. lihat njaga.
jaler
(bahasa halus) laki-laki. lihat lanang

kabeh semua. bahasa halus sadanten.
kalian (bahasa halus) dengan. lihat karo.
kalih (bahasa halus) dua. lihat loro.
kangge (bahasa halus) untuk. lihat kanggo.
kanggo untuk. bahasa halus kangge.
karo dengan. bahasa halus kalian.
katah (bahasa halus) Banyak. lihat akeh.

kejaba (bahasa halus) kecuali.
keranten bahasa halus karena.
kesa (bahasa Halus) berangkat. lihat mangkat.
kesah (bahasa halus) pergi.lihat lunga.
kilem tidur.
kirang (bahasa halus) kurang.
klambi baju. bahasa halus rasukan.

L
lamun kalau. bahasa halus bilih, upami.
lanang
laki-laki. bahasa halus jaler.
langkung (bahasa halus) lebih. lihat luwih.
larang mahal. bahasa halus awis.
lare (bahasa halus) anak. lihat bocah.
leres (bahasa halus) benar. lihat bener.
lunga pergi. bahasa halus kesah.
linggih (bahasa halus) duduk. lihat njagong.
loro dua. bahasa halus kalih.
luwih lebih. bahasa halus langkung.

M
maca baca. bahasa halus maos.
malih (bahasa halus) lagi. lihat maning.
mangan makan. bahasa halus mangan.
mangkat berangkat. bahasa halus kesa.
maning lagi. bahasa halus malih.
manjing masuk. bahasa halus mlebet.
maos (bahasa halus) baca. lihat maos.
mawon (bahasa halus) saja. Sanggine mawon. Biarkan saja. Sami mawon. Sama saja.lihat bae.

mbakta (bahasa halus) membawa. lihat nggawa.
mboten tidak. mboten napa-napa. Tidak apa-apa.
medal (bahasa halus) keluar. lihat metu.
mekoten begitu. Sampun moketen. Jangan begitu.
melu ikut. bahasa halus milet.
mene kesini. bahasa halus mriki.
mengkin (bahasa halus) nanti. lihat engko.
metu keluar. bahasa halus medal.

milet (bahasa halus) ikut. lihat melu.
mireng (bahasa halus) mendengar. lihat ngrungu.
mlaku jalan kaki. bahasa halus mlampah.
mlajeng bahasa halus lari. lihat mlayu.
mlayu lari. bahasa halus mlajeng.
mlampah (bahasa halus) jalan kaki. lihat mlaku.
mlebet (bahasa halus) masuk. lihat manjing.
mrika kesana.
mriki (bahasa halus) kesini. lihat mene.

N
napa-napa apa-apa. mboten napa-napa. Tidak apa-apa.
ndeleng melihat. bahasa halus ningali.
nggawa membawa.bahasa halus mbakta.
ngraksa (bahasa Halus) menjaga. lihat jaga.
nginum minum. bahasa halus ngombe.
ngombe (bahasa halus) minum. lihat nginum.
ngrungu mendengar. bahasa halus mireng.
ngupai memberi. bahasa halus nyukani. lihat sukani.
nguyu kencing. bahasa halus nyeni.

ning di. bahasa halus teng.
ningali bahasa halus melihat
njaga menjaga.bahasa halus ngeraksa. lihat raksa.
njagong duduk. bahasa halus linggih.
nyambut (bahasa halus) pinjam. lihat nyilih.
nyeni (bahasa halus) kencing. lihat nguyu.
nyilih pinjam. bahasa halus nyambut.
nyoba coba. bahasa halus nyobi.
nyobi (bahasa halus) coba. lihat coba.
nyukani (bahasa halus) memberi. lihat ngupai.

O
olih dapat. bahasa halus angsal.

P
pada sama. Pada bae. Sama saja. bahasa halus sami.
padem (bahasa halus) mati.
panjenengan (bahas halus) Kamu. lihat sampeyan.
papat empat. bahasa halus sekawan.
parek dekat. bahasa halus caket.

peken (bahasa halus) pasar.
percanten (bahasa Halus) percaya.
pira berapa. bahasa halus pinten.
pireng (bahas halus) dengar. lihat rungu.
pinten (bahasa halus) berapa. lihat pira.
piyambek (bahasa halus) sendiri.lihat dewek.
punapa apa. sedang apa? Siweg punapa?
pundi kemana. bade pundi? mau kemana?

R
raksa (bahasa halus) jaga. lihat ngraksa.
rasukan
(bahasa halus) baju. lihat klambi.
rencang (bahasa halus) teman. lihat batur.
rungu dengar. bahasa halus pireng. lihat nrungu

S
sabin (bahasa halus) sawah.
sadean
(bahasa halus) dagang. lihat dodol.
sakedik (bahasa halus) sedikit.
sami (bahasa halus) sama. Sami mawon. Sama saja.lihat pada
sampeyan Kamu. bahasa halus panjenengan.
sampun (bahasa halus) 1.sudah. 2. jangan. Sampun teng riku. Jangan di situ. Sampun mekoten. Jangan begitu. lihat uwis.
sanés bukan.
sanggine biarkan. Sanggine mawon. Biarkan saja.
sapa siapa. bahasa halus sinten.
sasi (bahasa halus) bulan. lihat wulan.

sedanten (bahasa halus) semua. lihat kabeh.
sega nasi. bahasa halus sekul.
sekawan (bahasa halus) empat. lihat papat.
sekul (bahasa halus) nasi. lihat sega.
sema (bahas halus) Tamu
setitik sedikit. bahasa halus sakedik.
setunggal (bahasa halus) satu. lihat siji.

siji satu. bahasa halus setunggal.
sinten (bahasa halus) siapa. lihat sapa.
sirah (bahasa halus) kepala. lihat endas.
siweg sedang. sedang apa? Siweg punapa?
soca (bahasa halus) mata.
sukani (bahasa halus) beri. lihat upai
supadon (bahasa halus) supaya. lihat ambir.

T
tebih (bahasa halus) jauh. lihat: adoh.
telas (bahasa halus) habis. lihat entoks.
teng (bahasa halus) di. lihat ning.
tiang (bahasa halus) orang. lihat wong.
tilem (bahasa halus) tidur.
toya (bahasa halus) air. lihat banyu.
tuku beli. bahasa halus tumbas.
tumbas (bahasa halus) beli. lihat tuku.
tuwuk (bahasa halus) kenyang. lihat wareg

U
umah rumah. bahasa halus griya.
upai beri. bahasa halus sukani. lihat nyukani.
umpami (bahasa halus) kalau = bilih. lihat lamun
urip hidup. bahasa halus gesang.
uwis sudah. bahas halus sampun.
uwos (bahasa halus) beras. lihat beras.

W
wadon perempuan. bahasa halus istri.
wanci (bahasa halus) saat.lihat wayah.
wareg kenyang. bahasa halus tuwuk.
wayah saat. bahasa halus saat.
wingking (bahasa halus) belakang. lihat buri.
wong orang. bahasa halus tiang.
wonten (bahasa halus) ada. lihat: ana.
wulan bulan. bahasa halus sasi.

Y
yatra (bahasa halus) uang.

Senin, 17 Maret 2014

Manfaat Kulit Manggis Bagi Kesehatan

Benarkah ada manfaat kulit manggis bagi kesehatan? Selama ini kita hanya mengenal manggis sebagai buah berwarna ungu kemerahan yang daging buahnya sangat manis dan segar saat digigit; tapi kulitnya? Seringkali kita hanya membuangnya percuma begitu saja, bukan? Kita selama ini hanya menganggap kulit manggis sebagai sampah, kini orang mulai mencarinya untuk dikonsumsi.
manfaat kulit manggis

Ternyata, khasiat kulit manggis selain mengandung Xanthone yang merupakan zat yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, kulit buah manggis juga sangat kaya akan antioksidan tinggi yang dapat mengobati berbagai macam penyakit bahkan penyakit maut sekalipun seperti penyakit jantung, kanker,stroke, diabetes, ginjal, hepatitis, AIDS, dan lain-lain.
Kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone. Xanthone adalah bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antitumor, antialergi, antiinflamasi dan antihistamin. Di alam ini terdapat sekitar 200 jenis xanthone dimana 50 jenis diantaranya berada pada buah manggis (Garcinia mangostana). Senyawa itu tersebar pada kulit buah dan biji, kulit batang, daun serta sebagian kecil pada daging buahnya.
Beberapa penelitian telah dilakukan di berbagai negara untuk membuktikan bahwa ternyata terdapat cukup banyak manfaat kulit manggis untuk kesehatan. Penelitian berbagai manfaat kulit manggis ini dilakukan di seluruh dunia tersebar di 4 benua, 12 negara dan semuanya memberikan hasil yang positif. Mungkin hal ini cukup mengejutkan bagi kita semua. Beberapa peneliti manfaat kulit manggis mengatakan bahwa kulit manggis mujarab mengatasi berbagai macam penyakit berkat adanya senyawa xanthone.
Kulit manggis terbukti  sangat efektif sebagai antioksidan. Antioksidan senyawa yang dapat mencegah terjadinya reaksi  terhadap oksidasi radikal bebas. Selanjutnya, antioksidan akan bereaksi dengan radikal bebas sehingga dapat mengurangi kemampuan radikal bebas untuk menimbulkan kerusakan. Mari kita lihat beberapa diantara manfaat kulit buah manggis tersebut bagi kesehatan.

SEMOGA BERMANFAAT.

Sabtu, 15 Maret 2014

PENGERTIAN PEMILU


PENGERTIAN PEMILU
Pemilu adalah suatu proses di mana para pemilih memilih orang-orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu. Jabatan-jabatan yang disini beraneka-ragam, mulai dariPresiden, wakil rakyat di pelbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa. Padakonteks yang lebih luas, Pemilu dapat juga berarti proses mengisi jabatan-jabatan sepertiketua OSIS atau ketua kelas, walaupun untuk ini kata 'pemilihan' lebih seringdigunakan.Sistem pemilu digunakan adalah asas luber dan jurdil. Dalam Pemilu, para pemilih dalam Pemilu juga disebut konstituen, dan kepada merekalah para peserta Pemilumenawarkan janji-janji dan program-programnya pada masa kampanye. Kampanyedilakukan selama waktu yang telah ditentukan, menjelang hari pemungutan suara. Setelah pemungutan suara dilakukan, proses penghitungan dimulai. Pemenang Pemilu ditentukanoleh aturan main atau sistem penentuan pemenang yang sebelumnya telah ditetapkan dandisetujui oleh para peserta, dan disosialisasikan ke para pemilih.

ASAS PELAKSANAAN PEMILU
waktu pelaksanaan, dan tujuan pemilihan diatur di dalam Pasal 22E ayat (1) dan ayat (2)UUD 1945, dan bukan di dalam Pasal 22E ayat (6) yang mengatur tentang ketentuan pemberian delegasi pengaturan tentang pemilihan umum dengan undang-undang.Asas Pemilu Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia. Karena itu, asas jujur dan adil iniseharusnya dijunjung tinggi oleh aparat pemerintah, termasuk aparat Polri yang dalam pemilu harus bertindak netral dan tidak memihak. ''Penyimpangan terhadap asas ini yangdilakukan oleh aparat pemerintah termasuk aparat Polri akan mengakibatkan timbulnyakeraguan masyarakat terhadap kemurnian hasil pemilu,'' katanya.Dia mengatakan, berdasarkan kajian panwas, pelanggaran terhadap asas pemilu padahakikatnya adalah penyimpangan yang lebih serius daripada penyimpangan administratif dan pidana. Pelanggaran ini bisa disebut sebagai pelanggaran pemilu. Karena itu, panwasmerekomendasikan kepada Polri untuk menerima dengan baik hasil klarifikasi dan pengkajian kasus VCD yang dilakuan panwas. Selanjutnya mengambil tindakan yangtepat terhadap aparatnya yang melanggar asas pemilu.

 
SYARAT-SYARAT PEMILU

• Penyelenggaraan pemilu yang tidak memihak dan independen
• Tiingkat kompetitif dalam sebuah pemilu• pemilu harus diselenggarakan secara berkala
• pemilu haruslah inklusif 
• pemilih harus diberi keleluasaan untuk mempertimbangkan dan mendiskusikan
• alternatif pilihannya dalam suasana yang bebas, tidak dibawah tekanan, dan aksesmemperoleh informasi yang luas

TUJUAN PEMILU
Tujuan Pemilu Kita adalah mencoba membangun satu ruang komunikasi, antarakonstituen dengan para pemegang policy (termasuk di dalamnya, pihak Partai Politik,Calon Legislatif dan Calon Presiden). Lebih spesifik, Pemilu Kita berusaha membangunsatu mekanisme, suatu cara, suatu prosedur yang memungkinkan konstituen untuk  berkomunikasi secara langsung dengan pemegang policy, yang dari mekanisme atau caratersebut, memberi konstituen alasan untuk memilih mereka.Bagaimana Kami Akan Mewujudkan Tujuan Kami ?Perkembangan dunia internet, telah mencapai tahapan baru, yakni tahap dimana orangdapat membangun jaringan sosial-nya beserta segala sesuatu yang berhubungan dengan jaringan/komunitas tersebut. Maksud saya, dunia komunikasi melalui internet, telah berubah : dari sekedar suatu cara yang memungkinkan orang bertukar informasi lewatemail (ini berkembang di era 1970-an) menjadi suatu social network yangmenghubungkan milyaran orang dalam suatu ruang. Internet telah menghapus hambatan-hambatan komunikasi, seperti jangkauan dan jarak. Oke, ini sudah menjawab pertanyaan : "dimana ruang kerja Pemilu Kita?".Hampir seluruh dari penduduk bumi telah mengenal kata "Internet", dan sekitar 25 juta(bertambah 10% tiap tahun-nya, lebih lengkapnya di Internet World Stat) dari masyarakatkita telah menggunakan Internet sebagai media komunikasi mereka, entah melalui email,website, blog atau account-account di situs jaringan global (yang paling populer saat iniFriendster dan Facebook). Pemilu Kita percaya, dengan kerja pengorganisiran dan propaganda yang aktif dan berlangsung terus menerus, kami akan dapat membawa


PEMILU DI INDONESIA


A. Pemilu 1955  (Masa Parlementer).
a.  Sistem Pemilu
Pemilu 1955 adalah pemilu pertama yang diselenggarakan dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia yang baru berusia 10 (sepuluh) tahun. Pemilu 1955 dilaksanakan pada masa Demokrasi Parlementer pada kabinet Burhanuddin Harahap. Pemungutan suara dilakukan 2 (dua) kali, yaitu untuk memilih anggota DPR pada 29 September 1955 dan untuk memilih anggota Dewan Konstituante pada 15 Desember 1955.

b. Peserta Pemilu 1955
Pemilu anggota DPR diikuti 118 peserta yang terdiri dari 36 partai politik, 34 organisasi kemasyarakatan, dan 48 perorangan, sedangkan untuk Pemilu anggota Konstituante di ikuti 91 peserta yang terdiri dari 39 partai politik, 23 organisasi kemasyarakatan, dan 29  perorangan. Partai politik tersebut antara lain :                  
1. Partai Komunis Indonesia (PKI), berdiri 7 Nopember 1945, diketuai oleh Moh.Yusuf  Sarjono
2. Partai Islam Masjumi, berdiri 7 Nopember 1945, diketuai oleh dr. Sukirman Wirjosardjono
3. Partai Buruh Indonesia, berdiri 8 Nopember 1945, diketuai oleh Nyono
4. Partai Rakyat Djelata, berdiri 8 Nopember 1945, diketuai oleh Sutan Dewanis
5. Partai Kristen Indonesia (Parkindo), berdiri 10 Nopember 1945 diketuai oleh DS. Probowinoto
6. Partai Sosialis Indonesia, berdiri 10 Nopember 1945 diketuai oleh Mr. Amir Syarifudin
7. Partai Rakyat Sosialis, berdiri 20 Nopember 1945 diketuai oleh Sutan Syahrir
8. Partai Katholik Republik Indonesia (PKRI), berdiri 8 Desember 1945, diketuai oleh J. Kasimo
9. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) diketuai oleh JB. Assa
10. Gabungan Partai Sosialis Indonesia dan Partai Rakyat Sosialis, menjadi Partai Sosialis  pada 17 Desember 1945, diketuai oleh Sutan Syahrir,  Amir Syarifudin dan Oei Hwee Goat
11. Partai Republik Indonesia, Gerakan Republik Indonesia dan Serikat Rakyat Indonesia menjadi Partai Nasional Indonesia (PNI) 29 Januari 1946, diketuai oleh Sidik Joyosuharto.

B. Pemilu 1971-1997 (Masa Orde Baru)

1. Pemilu 1971
a.  Sistem Pemilu
 Pemilu 1971 merupakan pemilu kedua yang diselenggarakan bangsa Indonesia. Pemilu 1971 dilaksanakan pada pemerintahan Orde Baru, tepatnya 5 tahun setelah pemerintahan ini berkuasa. Pemilu yang dilaksanakan pada 5 Juli 1971 ini diselenggarakan untuk  memilih Anggota DPR.
Sistem Pemilu 1971 menganut sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan  sistem stelsel daftar, artinya besarnya kekuatan perwakilan organisasi dalam DPR dan  DPRD, berimbang dengan besarnya dukungan pemilih karena pemilih  memberikan suaranya kepada Organisasi Peserta Pemilu.

b.  Asas Pemilu
Pemilu 1971 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia (LUBER).
1)  Langsung, artinya bahwa pemilih langsung memberikan suaranya menurut hati nuraninya, tanpa perantara, dan tanpa tingkatan.
2)  Umum, artinya semua warga negara yang telah memenuhi persyaratan minimal dalam  usia, mempunyai hak memilih dan dipilih.
3)  Bebas, artinya bahwa setiap pemilih bebas menentukan pilihannya menurut hati nuraninya, tanpa ada pengaruh, tekanan, paksaan dari siapapun dan dengan cara apapun.
4) Rahasia, artinya bahwa pemilih dalam memberikan suara dijamin tidak akan diketahui  oleh siapapun dan dengan cara apapun mengenai siapa yang dipilihnya.

c. Peserta Pemilu 1971 :
1. Partai Nahdlatul Ulama
2. Partai Muslim Indonesia
3. Partai Serikat Islam Indonesia
4. Persatuan Tarbiyah Islamiiah
5. Partai Nasionalis Indonesia
6. Partai Kristen Indonesia
7. Partai Katholik
8. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia
9. Partai Murba
10. Sekber Golongan Karya

2. PEMILU 1977
a.  Sistem Pemilu
 Pemilu kedua pada pemerintahan orde baru ini diselenggarakan pada tanggal 2 Mei  1977. Sama halnya dengan Pemilu 1971, pada Pemilu 1977 juga menggunakan sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan stelsel daftar.

b.  Asas Pemilu
Pemilu 1977 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia.

c. Peserta Pemilu
Pada Pemilu 1977, ada fusi atau peleburan partai politik peserta Pemilu 1971 sehingga Pemilu 1977 diikuti 3 (tiga) peserta Pemilu, yaitu :
1) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan fusi/penggabungan dari: NU,  Parmusi, Perti, dan PSII.
2) Golongan Karya (GOLKAR).
3) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) merupakan fusi/penggabungan dari: PNI, Parkindo,  Partai Katolik, Partai IPKI, dan Partai Murba.

3. PEMILU 1982
a.  Sistem Pemilu
Pemilu 1982 merupakan pemilu ketiga yang diselenggarakan pada pemerintahan  Orde Baru. Pemilu ini diselenggarakan pada tanggal 4 Mei 1982. Sistem Pemilu 1982 tidak  berbeda dengan sistem yang digunakan dalam Pemilu 1971 dan Pemilu 1977, yaitu masih menggunakan sistem perwakilan berimbang (proporsional).

b.  Asas Pemilu
Pemilu 1982 dilaksanakan dengan asas Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia.

c.  Peserta Pemilu 1982
1) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
2) Golongan Karya (Golkar).
3) Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

4. PEMILU 1987
a.  Sistem Pemilu
 Pemilu keempat pada pemerintahan Orde Baru dilaksanakan pada tanggal 23 April
1987. Sistem Pemilu yang digunakan pada tahun 1987 masih sama dengan sistem yang digunakan dalam Pemilu 1982, yaitu menganut sistem perwakilan berimbang (proporsional)
dengan stelsel daftar.

b.  Asas Pemilu
Pemilu 1987 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia.

c.  Peserta Pemilu 1987
1) Partai Persatuan Pembangunan.
2) Golongan Karya
3) Partai Demokrasi Indonesia.

5. PEMILU 1992
a.  Sistem Pemilu
 Pemilu kelima pada pemerintahan Orde Baru dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 1992.
Sistem Pemilu yang digunakan pada tahun 1992 masih sama dengan sistim yang digunakan
dalam Pemilu 1987, yaitu menganut sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan
stelsel daftar.

b.  Asas Pemilu
Pemilu 1987 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia.

c.  Peserta Pemilu 1992.
1) Partai Persatuan Pembangunan.
2) Golongan Karya.
3) Partai Demokrasi Indonesia.

6.  PEMILU 1997
a.  Sistem Pemilu.
   Pemilu keenam pada pemerintahan Orde Baru ini dilaksanakan pada tanggal 29 Mei
1997. Sistem Pemilu yang digunakan pada tahun 1997 masih sama dengan sistem yang digunakan dalam Pemilu 1992, yaitu menganut sistem perwakilan berimbang (proporsional)
dengan stelsel daftar

b.  Asas Pemilu.
Pemilu 1997 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia.

c.  Peserta Pemilu 1997.
1) Partai Persatuan Pembangunan.
2) Golongan Karya.
3) Partai Demokrasi Indonesia.

7. Pemilu 1999-2009 (Masa Reformasi)

1. Pemilu 1999
a.  Sistem Pemilu.
   Pemilu 1999 merupakan pemilu pertama pada masa reformasi. Pemungutan suara
dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1999 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Sistem
Pemilu 1999  sama dengan Pemilu 1997  yaitu sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan stelsel daftar.

b.  Asas Pemilu.
Pemilu 1999 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

c.  Peserta Pemilu 1999.
Peserta Pemilu tahun 1999 diikuti oleh 48 Partai Politik, yaitu :
1. Partai Indonesia Baru.
2. Partai Kristen Nasional Indonesia.
3. Partai Nasional Indonesia.
4. Partai Aliansi Demokrat Indonesia.
5. Partai Kebangkitan Muslim Indonesia.
6. Partai Ummat Islam.
7. Partai Kebangkitan Umat.
8. Partai Masyumi Baru.
9. Partai Persatuan Pembangunan.
10. Partai Syarikat Islam Indonesia.
11. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
12. Partai Abul Yatama.
13. Partai Kebangsaan Merdeka.
14. Partai Demokrasi Kasih Bangsa.
15. Partai Amanat Nasional.
16. Partai Rakyat Demokratik.
17. Partai Syarikat Islam Indonesia 1905.
18. Partai Katholik Demokrat
19. Partai Pilihan Rakyat.
20. Partai Rakyat Indoneia.
21. Partai Politik Islam Indonesia Masyumi.
22. Partai Bulan Bintang.
23. Partai Solidaritas Pekerja.
24. Partai Keadilan.
25. Partai Nahdlatul Umat.
26. PNI-Front Marhaenis.
27. Partai Ikatan Pend.Kmd. Indonesia
28. Partai Republik.
29. Partai Islam Demokrat.
30. PNI-Massa Marhaen.
31. Partai Musyawarah Rakyat Banyak.
32. Partai Demokrasi Indonesia.
33. Partai Golongan Karya.
34. Partai Persatuan.
35. Partai Kebangkitan Bangsa.
36. Partai Uni Demokrasi Indonesia.
37. Partai Buruh Nasional.
38. Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).
39. Partai Daulat Rakyat.
40. Partai Cinta Damai.
41. Partai Keadilan dan Persatuan.
42. Partai Solidaritas Pekerja Seluruh Indonesia.
43. Partai Nasional Bangsa Indonesia.
44. Partai Bhinneka Tunggal Ika.
45. Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia.
46. Partai Nasional Demokrat.
47. Partai Umat Muslimin Indonesia.
48. Partai Perkerja Indonesia.

2.  Pemilu 2004
Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama yang memungkinkan rakyat memilih langsung wakil mereka untuk duduk di DPR, DPD, dan DPRD serta memilih langsung presiden dan wakil presiden. Pemilu 2004 diselenggarakan secara serentak pada tanggal 5 April  2004 untuk memilih 550 Anggota DPR, 128 Anggota DPD, serta Anggota DPRD (DPRD  Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota) se-Indonesia periode 2004-2009. Sedangkan  untuk memilih presiden dan wakil presiden untuk masa bakti 2004-2009 diselenggarakan  pada tanggal 5 Juli 2004 (putaran I) dan 20 September 2004 (putaran II).

a.  Sistem Pemilu.
   Pemilu 2004 dilaksanakan dengan sistem yang berbeda dari pemilu-pemilu sebelumnya. Pemilu untuk memilih Anggota DPR dan DPRD (termasuk didalamnya DPRD
Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota) dilaksanakan dengan sistem perwakilan berimbang
(proporsional) dengan sistem daftar calon terbuka.  Partai politik akan mendapatkan kursi
sejumlah suara sah yang diperolehnya. Perolehan kursi ini akan diberikan kepada calon
yang memenuhi atau melebihi nilai BPP. Apabila tidak ada, maka kursi akan diberikan kepada calon berdasarkan nomor urut. Pemilu untuk memilih Anggota DPD dilaksanakan
dengan sistem distrik berwakil banyak.

b.  Asas Pemilu.
Pemilu 2004 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

c. Peserta Pemilu 2004.
1)   Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2004 diikuti oleh 24 partai, yaitu :
1. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme  (PNI Marhaenisme).
2. Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD).
3. Partai Bulan Bintang (PBB).
4. Partai Merdeka.
5. Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan  (PDK).
7. Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB).
8. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan  (PNBK).
9. Partai Demokrat.
17. Partai Bintang Reformasi (PBR).
18. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
19. Partai Damai Sejahtera.
20. Partai Golongan Karya (Partai Golkar).
21. Partai Patriot Pancasila.
22. Partai Sarikat Indonesia.
23. Partai Persatuan Daerah (PPD).
24. Partai Pelopor.

2)  Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun  2004
Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2004 putaran I (pertama) sebanyak 5 (lima) pasangan, adalah sebagai berikut:
Karena kelima pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pemilu Presiden
dan Wakil Presiden putaran I (pertama) belum ada yang memperoleh suara lebih dari
50%, maka dilakukan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden putaran II (kedua), dengan peserta dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memperoleh suara terbanyak
pertama dan terbanyak kedua, yaitu :
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia  (PKP Indonesia).
11. Partai Penegak Demokrasi Indonesia  (PPDI).
12. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah  Indonesia (PPNUI).
13. Partai Amanat Nasional (PAN).
14. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB).
15. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
16. Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

No. Nama Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Putaran I
1 H. Wiranto, SH.  dan Ir. H.Salahuddin Wahid
2 Hj. Megawati Soekarnoputri dan K. H. Ahmad Hasyim Muzadi
3 Prof. Dr. H. M. Amien Rais dan Dr. Ir. H. Siswono Yudo Husodo
4 H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla
5 Dr. H. Hamzah Haz dan H. Agum Gumelar, M.Sc.

No. Nama Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Putaran II
1. Hj. Megawati Soekarnoputri dan K. H. Ahmad Hasyim Muzadi
2. H. Susilo Bambang Yudhoyono dan Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla


Pasangan H. Susilo Bambang Yudoyono dan Drs. Muhammad Yusuf Kalla akhirnya terpilih sebagai presiden dan wakil presiden untuk masa bakti 2004 - 2009.

3. Pemilu 2009.
Pemilu 2009 merupakan pemilu ketiga pada masa reformasi yang diselenggarakan  secara serentak pada tanggal 9 April 2009 untuk memilih 560 Anggota DPR, 132 Anggota  DPD, serta Anggota DPRD (DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota) se-Indonesia periode 2009-2014. Sedangkan untuk memilih presiden dan wakil presiden untuk  masa bakti 2009-2014 diselenggarakan pada tanggal 8 Juli 2009 (satu putaran).

a.  Sistem Pemilu.
Pemilu 2009 untuk memilih Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota  dilaksanakan dengan sistem perwakilan berimbang (proporsional) dengan sistem daftar  calon terbuka. Kursi yang dimenangkan setiap partai politik mencerminkan proporsi total  suara yang didapat setiap parpol. Mekanisme sistem ini memberikan peran besar kepada pemilih untuk menentukan sendiri wakilnya yang akan duduk di lembaga perwakilan.  Calon terpilih adalah mereka yang memperoleh suara terbanyak. Untuk memilih Anggota  DPD dilaksanakan dengan sistem distrik berwakil banyak. Distrik disini adalah provinsi,  dimana setiap provinsi memiliki 4 (empat) perwakilan.

b.  Asas Pemilu.
Pemilu 2009 dilaksanakan dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

c. Peserta Pemilu
1)  Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD Tahun 2009 diikuti oleh 44 partai, 38 partai
merupakan partai nasional dan 6 partai merupakan partai lokal Aceh. Partai-partai
tersebut adalah :
1. Partai Hati Nurani Rakyat
2. Partai Karya Peduli Bangsa
3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
4. Partai Peduli Rakyat Nasional
5. Partai Gerakan Indonesia Raya
6. Partai Barisan Nasional
7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
8. Partai Keadilan Sejahtera
9. Partai Amanat Nasional
10. Partai Perjuangan Indonesia Baru
11. Partai Kedaulatan
12. Partai Persatuan Daerah
13. Partai Kebangkitan Bangsa
14. Partai Pemuda Indonesia
15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
16. Partai Demokrasi Pembaruan
17. Partai Karya Perjuangan
18. Partai Matahari Bangsa
19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
20. Partai Demokrasi Kebangsaan
21. Partai Republika Nusantara
22. Partai Pelopor
23. Partai Golongan Karya
24. Partai Persatuan Pembangunan
25. Partai Damai Sejahtera
26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia.
27. Partai Bulan Bintang
28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
29. Partai Bintang Reformasi
30. Partai Patriot
31. Partai Demokrat
32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
33. Partai Indonesia Sejahtera.
34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
35. Partai Aceh Aman Seujahtra (Partai Lokal)
36. Partai Daulat Aceh (Partai Lokal)
37. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (Partai Lokal)
38. Partai Rakyat Aceh (Partai Lokal)
39. Partai Aceh (Partai Lokal)
40. Partai Bersatu Aceh (Partai Lokal)
41. Partai Merdeka
42. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
43. Partai Sarikat Indonesia
44. Partai Buruh

2)  Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009 diikuti oleh 3 (tiga) pasangan calon, yaitu :
a)  Hj. Megawati Soekarnoputri dan H. Prabowo Subianto (didukung oleh PDIP, Partai Gerindra, PNI Marhaenisme, Partai Buruh, Pakar Pangan, Partai Merdeka, Partai  Kedaulatan, PSI, PPNUI)
b)  Dr. Susilo Bambang Yudhoyono dan Prof. Dr. Boediono (didukung oleh Partai Demokrat,
PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PKPI, PDP, PPPI, Partai Republikan,
Partai Patriot, PNBKI, PMB, PPI, Partai Pelopor, PKDI, PIS, Partai PIB, Partai PDI)
c) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla dan H. Wiranto, S.IP
(didukung oleh Partai Golkar, dan Partai Hanura)


Dr. Susilo Bambang Yudoyono terpilih sebagai presiden RI kedua kalinya  untuk masa bakti 2009 - 2014 dengan didampingi Prof. Dr. Boediono sebagai wakil presiden.

SEMOGA BERMANFAAT.